CATATAN AKHIR TAHUN

[Akhir tahun 2003-awal tahun 2004]

Ada beberapa agenda yang tidak dapat tercapai pada tahun 2003 sebagaimana yang semula telah ditetapkan pada awal tahun itu.

Berat badanku tidak mencapai 55 kg pada akhir tahun 2003. Hanya sampai 58 saja, itupun tertolong oleh puasa ramadhan. Hal ini bisa jadi karena aku masih makan daging, sesautu yang ingin aku hindari pada tahun itu, aku tidak bisa rutin olah raga pagi/lari pagi, aku tidak selalu bangun pagi sebelum jam lima pagi dan tidak selalu tidur malam hanya setelah jam satu malam.

Aku juga tidak bisa selalu membaca buku yang kujanjikan. Tidak setiap hari. VB dan Delphi belum selesai kutamatkan. Belum ada satu program yang selesai aku buat sendiri. Rancangan sistem justru datang dari orang lain.

Belum jadi menempati rumah kontrakan yang ada kamar mandinya sendiri dan tidak ada hp nokia 9210. Motor belum jadi dibeli dan penghasilan di atas 30 juta belum tercapai.

Buku yang mau diterbitkan belum jadi sampai sekarang. Ada kumpulan catatan harian tetapi belum layak dibuat buku untuk umum. Sekedar untuk konsumsi pribadi dan teman.

Membaca Qur’an ternyata tidak setiap hari dilakukan demikian juga dengan sholat malam.

Lalu dari semua itu apa yang dapat terpenuhi pada tahun itu?

Barangkali memang tidak ada. Sebuah kegagalan total dalam menjalankan misi tahun 2003.

Lalu bagaimana dengan tahun 2004 ini? Nampaknya akan masih relevan untuk menggunakan misi tahun 2003 sebagai misi tahun 2004. Apa yang sudah ditetapkan di sana lebih baik untuk dipenuhi lebih dahulu sebelum menetapkan suatu misi baru. Jalankan saja yang sudah ada dan capailah. Barangkali itu akan lebih bermanfaat dari pada menetepkan sesuatu yang baru untuk dicapai tetapi malah tetap tidak terpenuhi.

Hidup memang harus lebih baik di masa yang akan datang. Tetapi lebih baik lagi kalau bisa melakukan apa yang kemarin sudah direncanakan.

Jadi tahun 2004 akan melanjutkan apa yang sudah dibaca ditetapkan di tahun 2003. mudah-mudahan bisa tercapai.

—–

Mengapa orang perlu memiliki tahun baru?Sekedar untuk memberikan tanda waktu yang terus bergulir dan memberikan batas-batas tentang pencapaian sesuatu dalam proses menjalani hidup. Seperti bergantinya siang dan malam. Dan untuk belajar dan melaksanakan hal-hal yang baik dalam hidup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *