Nenek dan Ibu Kita

Kita punya nenek. Suatu ketika. Dan ibu.

Nenek kita itu selalu ada dalam hati dan pikiran kita. Kita merasa nenek kita itu sebagai orang tua yang luhur dan berdaya. Kasih sayang dari gurat wajah keriputnya tergambar jelas di angan kita. Demikian juga ibu.

Tetapi benarkah kita punya nenek dalam kehidupan sehari-hari kita. Dan ibu. Benarkah kita punya ibu dalam kehidupan sehari-hari kita.

Dalam kehidupans sehari-hari yang ada adalah uang dan peluh yang berluluran di wajah dan kesibukan mengejar uang ke manapun ia pergi. Keseharian kita adalah jalanan yang macet dan bis kota yang penuh sesak dan kereta yang padat.

Keseharian kita adalah TV yang memabukkan setelah lelah seahrian. Tidak ada Nenek. Atau ibu. Apa yang dibicarakannya tidak terdengar lagi sebagai kata-kata yang jelas. Apa yang diceritakannya tentang kejadian-kejadian menarik hari ini hanya berlalu sebagai gumam.

Kita duduk didekatnya. nenek atau ibu duduk didekat kita. Tetapi kita terpisahkan atau memisahkan diri dari mereka bagai dua dunia yang jauh. dua dunia yang sepi. Begitulah berlalu hari demi hari kita. Sehingga lama kemudian kita menjadi lupa benar nenek dan ibu kita. tidak ada lagi tegur sapa yang hangat dan sejuk.

Dan sekarang kita semakin jauh terpisah jarak bermil-mil. nenek dan Ibu kita semakin sepi. Dan kita juga. Sepi.

Sepi yang menusuk ini membuncahkan rindu yang sayat.

Sekarang-sekarang ini baru kita merasakan rindu yang asal.

Ingin sekali sekarang ini kita segera mengangkat telepon dan mengatakan kerinduan itu kepada nenek dan ibu kita.

Ingin mengucapkan maaf karena tidak sempat memeluknya dan menciumnya hari ini.

Ingin mengucapkan kata kasih dan sayang. meski dengan rasa canggung.

Ingin pulang sekarang. Dan khusus untuk menemui nenek dan ibu kita. Datang kepadanya dengan suka cita dan terbuka. Dan memeluknya dengan lembut dan hormat. dan membisikkan kepadanya “Mbah, Bu, kami ini sayang kepadamu sesungguhnya”.

Meski semua itu dengan canggung.

Nenek dan ibu kita…………….

1 comment on Nenek dan Ibu Kita

  1. each time i see my mommy, i feel i have many many mistakes. i am her burden in one way but also her beloved only daughter she gets. her love is a love i cant describe… we argue many times about many things….. most of the decisions in my life i should argue with her, she almost never directly says “i agree”, we argue and argue ’till she or i give up and let the winner be the winner…. and that’s often my mommy….
    hurt??? yes, of course it hurt us both, but that’s us…. we tolerate each other and in other time we intolerate also. it’s rather difficult to make her as happy as i am when she knows i succeed, she always be happier. and if i fail, she always be sadder than myself.
    is that love of a mother?????
    after more than twenty seven years i live with her, sometimes i still dont understand her….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *