Posted On 1 December 2002

Makna Puasa

creator sakyahara 0 comments
Sakyahara >> Virtue & Wisdom >> Makna Puasa

Puasa sudah mendekati akhir.

Hal paling berharga pada puasa tahun ini adalah pencapaian spiritualnya. Perlu disadari bahwa memang dalam pelaksanaan syariah masih banyak kekurangan.

Setiap manusia memiliki kekuatan yang sudha inherent di dalam dirinya. Kekuatan itulah yang dapat digunakannya untuk melaksanakan kebaikan ataupun keburukan, kemuliaan ataupun kehinaan, kebajikan ataupun kejahatan. Dengan demikian karena kekuatan itu inherent di dalam dirinya ia memiliki hak untuk dinilai dari usahanya, setiap usahanya untuk berbuat yang keduanya itu.

Tidak ada alasan bagi seseorang untuk menimpakan kepada orang lain atau pihak lain mengenai apa yang telah dilakukannya. Kesemuanya berada di dalam kekuatan dirinya. Tidak ada alasan baginya utnuk menimpakan kesalahan kepada keberadaan setan, karena ketika ia melakukan perbuatan syaitoniah, sesungguhnya yang berbuat itu adalah kekauatan dalam dirinya yang syaitoniah, bukannya setan. Demikian juga sebaliknya.

Dalam perjalanan waktu kekuatan akan mengalami peningkatan karena dibimbing secara terus menerus.

Karena itulah orang harus selalu berbuat baik sekecil apapun dan menghindar dari berbuat buruk sekecil apapun kalau ia menginginkan menjadi orang yang baik. Kalau ia menginginkan menjadi orang yang buruk, maka sebaliknya yang ia lakukan.

Related Post

Let it Go

If you still feel so raw about it when you grow up, you can still…

Mencari Petunjuk Masa Depan

Apakah kita memiliki peluang yang sama besarnya dengan orang lain dalam meraih masa depan kita?…

Ada Apa Dengan Cinta?

Gedong bioskop penuh dengan manusia. Dan calo-calo. Pak mustafa, pengurus gedong bioskop mataram menjanjikan kepadaku…